Belajar SQL Part III

  BELAJAR SQL 

PERINTAH DASAR SQL 

   Dalam mengolah database terdapat tiga jenis bahasa server SQL, yaitu Data Control Language (DCL), Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Bahasa ini merupakan perintah dasar atau paling umum digunakan dalam DBMS yang telah di standarisasi ANSI. Berikut penjelasannya, Sob!

1. Data Control Language (DCL)

         Sesuai namanya, perintah dasar DCL berfungsi untuk mengatur hak akses apa saja dari setiap pengguna, seperti database, tabel maupun field di dalamnya. Dengan adanya pengaturan ini, akses pengguna dapat dibatasi sehingga admin bisa menjaga keamanan database. Ada dua jenis perintah DCL, yaitu:

1.Grant, digunakan untuk memberikan akses ke user.
2.Revoke, kebalikan dari Grant, perintah ini digunakan untuk menghapus hak akses user.

2. Data Definition Language (DDL)

          DDL merupakan perintah dasar yang bertujuan untuk membuat serta mendefinisikan struktur database. Terdapat lima jenis perintah DDL, di antaranya:


CREATE

    Perintah yang digunakan untuk membuat tabel, basis data, field dan beberapa objek basis data lainnya. Untuk menjalankan perintah ini, kamu bisa menuliskan CREATE TABLE [‘nama_tabel’]


RENAME

       Perintah yang digunakan untuk mengubah nama pada tabel dalam sistem database. Penulisan kueri ini dapat dituliskan sebagai berikut: RENAME TABLE nama_tabel_lama TO nama_tabel_baru’


DROP

     Perintah yang digunakan untuk menghapus data atau tabel pada suatu sistem database. Contoh penulisan kueri ini yaitu ​​DROP DATABASE nama_database; yang berguna untuk menghapus database.


ALTER

     Perintah untuk menghapus atau menambahkan kolom atau data lainnya pada tabel. Salah satu contoh penulisan kueri ini adalah menambah field ( ALTER TABLE nama_tabel ).


SHOW

    Seperti artinya dalam bahasa Inggris, perintah ini digunakan untuk menampilkan data dalam tabel.

3. Data Manipulation Language (DML)

    Perintah dasar satu ini digunakan untuk mengolah data dan memanipulasi data dalam suatu tabel database. Perintah yang biasanya dilakukan adalah:

SELECT

     Perintah ini digunakan untuk menampilkan informasi suatu data dalam tabel. Perintah ini juga dapat digunakan untuk memilah informasi. Berikut contoh penulisan query:

SELECT*FROM(nama tabel)

INSERT

    Kueri ini bertujuan untuk memperbaharui data dengan menambahkan suatu informasi baru dalam tabel atau database. Contoh penulisan kueri ini adalah:

INSERT INTO nama_tabel ( nama_field, dst)

UPDATE

    Fungsi ini digunakan ketika admin database ingin memperbaharui data lama menjadi data terbaru. Fungsi ini dapat dituliskan dengan kueri:

UPDATE nama_tabel]

DELETE

     Perintah yang digunakan untuk menghapus data dalam tabel. Contoh penulisan fungsi ini yaitu:

DELETE FROM … WHERE nama = ‘…’; 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

contoh operator logika part 2

Variabel PHP

Tipe Data Phyton